Sabtu, 13 September 2014

"Saranghae Choi Na Rin" [Part 5]



Tittle                     : “Saranghae Choi Na Rin” (*Part 5*) – Part Terakhir-

Author                  : Stefhany Kim

Genre                   : Family, Romance, School

Main Cast            : - Park Chanyeol

                                : - Choi Na Rin

                                : - Oh Sehun

Other Cast          : - EXOK member

                                : - Park Hye Ah

                                : - Choi Yo Ra / Yora Choi

                                : - Choi Jung Wo

                                : - Lee Seon Hwa

Rating                   : ??

Lenght                  : Chaptered





**Review The Last Part**



“bagaimana hubunganmu dengan sehun apa dia sudah menyadari persaanmu??”tanyaku yg mungkin akan membuatnya sakit. “ah, lupakan saja. Aku akan mencoba untuk melupakannya”jawabnya sambil tersenyum. “ah, begitu ya.. semangat kalau begitu” kata ku. Lalu adikku berteriak “.....”.  siapa? Saat kulihat adikku sedang menghampiri orang itu reflek aku menutup mata seon hwa. Karna .......



**Part 5**

**Author Pov**



“Na Rin”teriak hye ah dari kejauhan lalu menghapiri na rin dan tentu saja sehun.



**Chanyeol Pov**



“Na Rin”. Siapa? Saat ku adikku sedang menghampiri orang itu  reflek aku menutup mata seon hwa. Karna ternyata Na Rin sedang bersama Sehun. “oppa ada apa?”tanya seon hwa. “kau tidak boleh melihatnya!!” kataku sambil membalik seon hwa ke arahku. “kenapa? Aku sudah melihatnya oppa, tak apa”jawabnya sambil tersenyum. “baiklah”kataku lalu son hwa mendahuluiku untuk bergabung dengan mereka.  Dan kita ber6 pun duduk bersama satu meja aku berhadapan dengan Narin sehun dg seon hwa dan kai dg hye ah. “apa yg kalian lakukan berdua?”tanya kai. “kita jalan-jalan jawab na rin santai. “ah, kalian berpacaran ya...”kata hye ah lalu berhigh five dengan kai. “tidak kita itu hanya sedang” kata sehun tersendat dengan cengiran yg tidak bisa diartikan. “jalan-jalan, tidak aku tidak berpacaran dgnya” sahut na rin


                                                                                                                                        

** Na Rin Pov**



“ah, kalian berpacaran ya...”kata hye ah lalu berhigh five dengan kai. “tidak kita itu hanya sedang” kata sehun tersendat karna ku injak kakinya haha... “jalan-jalan, tidak aku tidak berpacaran dgnya” sahutku sambil memberi kode ke sehun. “em, kalau begitu seon hwa dengan chanyeol oppa??”tanya ku. “tidak”jawab seon hwa tegas. “baiklah” kataku



**Chanyeol Pov**



“em, kalau begitu soen hwa dengan chanyeol oppa??”tanya narin. “tidak”jawab seon hwa tegas. “baiklah”. Apa tadi dia bertanya ttg aku dan seon hwa. Ah dia pikir aku berpacaran dengan seon hwa?? Ah tidak mungkin. Lalu kita ber-6 pun meneruskan perbincangan kita.



**Author Pov**



Tak terasa mereka sudah mengobrol cukup lama bahkan sampai matahari hampir terbenam. Dan obrolan mereka terhenti saat Na Rin mendapat telphone.



“Yeobboseo?” kata narin sambil mengangkat hpnya. “oppa? Wae?”. “aku sedang bersama teman-teman kenapa?”lanjutnya sambil melirik teman-temannya. “iya, sebentar lagi. Arraso arraso,, iya aku akan pulang”. “nee, annyeong” kata narin mengakhiri.



“siapa?”tanya hye-ah. “oppaku sepertinya aku harus pulang”jawab narin sambil melirik sehun. “ah,, baiklah. Kita duluan ya..” kata sehun. Lalu sehun dan na rin pergi meninggalkan mereka ber-4.



“oppa, sepertinya kau tahu sesuatu ttg mereka. Ceritakan pada kami”pinta hye ah sambil mengeluarkan puppy eyes nya



**Chanyeol Pov**



“oppa, sepertinya kau tahu sesuatu ttg mereka. Ceritakan pada kami”pinta hye ah sambil mengeluarkan puppy eyes nya. “aku tidak tahu” jawabku ketus. “oppa” rengek hye ah lagi. “sirreo!”. “hyung..”rengek kai ikut-ikutan “nee..”lanjutnya. “baiklah, tapi kalian harus janji tidak akan menyebarkannya ke sekolah walaupun nanti nya satu sekolah juga akan tahu.. bagaimana?” ku tantang mereka apa mereka mau menerima konsekuensinya jika mereka mengetahui ini. Lho memangnya rahasia?? #hadeh# “ya,, aku setuju” jawab kai. “baiklah, terutama kau hye ah. Kau kan suka ceplas ceplos”. “nee,, oppa”jawabnya sambil memperagakana mengunci mulutnya. “sebenarnya mereka itu dijodohkan” jelasku singkat. “MWO??”teriak hye ah kaget dan membuat semua orang memperhtikan kita. “mianhae” kataku dengan kai sambil menunduk nunduk dan menghadap ke semua orang yg memperhatikan kita sedangkan seon hwa membekap mulut adikku yg besar itu. Setelah semua sudah terlihat tidak memeperhatikan kita. Aku malah memarahi hye ah. “yak, kau ini selalu membuat masalah saja. Lebih baik tadi aku tidak usah bicara yg sebenarnya”. “oppa, tapi apa itu benar?”akhirnya seon hwa angkat bicara. “yes, its the real fact” (*bener gak tulisannya pokoknya artinya ‘ya, ini fakta yg sebenarnya’*). “apa kau tidak cemburu?”tanya kai sambil menatapku serius. “cemburu dengan siapa?”jawabku sambil meminum minumanku. “tentu saja Na Rin”kata mereka bertiga bersamaan yg membuatku jadi tersedak. “uhuk uhuk”. “oppa gwenchanhayo??”. “gwenchanha”jawabku sambil memukul-mukul dadaku pelan. Apa tadi yg mereka bertiga bicarakan? Aku menyukai choi na rin? Sejak kapan mereka tahu jika aku menyukai choi narin?. Apa mereka bisa meramalku?. Ahk Park Chanyeol lupakan!!..

**Author Pov**



Sudah hampir 3 bulan Na Rin berkenalan dengan teman-teman barunya. Semakin hari mereka semakin dekat. Tak terkecuali dengan Chanyeol, mereka semakin dekat. Bahkan teman-teman yg lainnya mengira mereka berkencan padahal sebenarnya mereka juga tahu jika na rin sudah di jodohkan dengan sehun. Sampai suatu saat Na Rin memang sedang janjian dg Chanyeol di sebuah taman. Di sebuah taman di dekat mereka pertama kali bertemu. “oppa” panggil na rin. “nee”. “2 minggu lagi aku akan bertunangan dengan sehun”kata narin sambil cemberut. Tapi chanyeol hanya tersenyum dan berkata “kau senang dong”. “tidak” jawab narin cepat. Ya mereka saat ini seperti sedang menjalin hubungan tanpa status. Karna mereka sudah blak-blakan tentang perasaan mereka satu sama lain tapi mereka tidak juga pacaran. “kenapa? Kau kan akan bertunangan lalu menikah dan punya anak bukankah itu menyenangkan??”. “Oppa!! Aku kan sudah sering bilang aku menyukaimu bukan sehun. bahkan jika sekarang kau memintaku untuk menjadi yeojachingumu aku akan membatalkan pertunangan itu” kata narin serius. “tapi aku tidak bisa narin. Ya, aku juga menyukaimu tapi aku tidak bisa. Maafkan aku”.



**Chanyeol Pov**



“tapi aku tidak bisa narin. Ya, aku juga menyukaimu tapi aku tidak bisa. Maafkan aku”. Na Rin-ah maaf kan aku aku tidak bisa maaf. Karna penyakit ini aku takut kau jadi takut kehilanganku maafkan aku karna harus menutupinya. Mianhae. “kenapa? Kenapa tidak bisa oppa? Kau hanya tinggal bilang ‘ Na Rin apa kau mau menjadi yeojachinguku?’ pasti aku jawab iya oppa..” katanya menyakinkanku. “tapi maafkan aku narin. Aku tidak bisa” kataku dibarengi dengan bunyi handphoneku yg ternyata ada telphone.

“Yeobboseo??”

“...”

“Nee.. arraso”



“narin ah sepertinya eomma ku membutuhkanku kita pulang saja, ku antar ayo”ajakku. “aku membawa mobil kok, ayo..” ajakku untuk kedua kalinya. Tapi hanya hening. “baiklah, annyeong”kataku lalu meninggalkan dia sendirian ditaman itu. Saat ku tinggalkan dirinya rasanya seperti ada butiran-butiran kristal jatuh dipipiku. ‘Na rin Mianhae’hanya kata itu yg aku ucapkan saat aku meninggalkannya ‘naega neomu mianhae’. Ya, tadi itu sebenarnya bukan telphone dari eommaku. Itu adalah telphone dari dokter. Yg mengingatkanku untuk terapi karna sudah waktunya. Kanker darah itu adalah penyakit yg kualami selama ini semenjak 6 bulan yg lalu. Entah kenapa ternyata penyakit kecilku itu masih ada sampai sekarang walaupun dulu saat aku berumur 8 tahun kanker itu sudah diangkat. Jika sekarang aku akan membersihkan kanker itu percuma, karna aku sudah memasuki stadium akhir bahkan umurku jika diperkirakan oleh dokter hanya tinggal 3 bulan lagi dan jika kuhitung dg nalar aku akan mati pada saat aku menerima kelulusan jika tidak saat pentas seni sekolah.



**Na Rin Pov**



Aku hanya bisa memandang punggungnya saat dia pergi. Ada apa dengan chanyeol oppa? Kenapa dia tidak bisa menjadikan aku yeojachingunya? Apa dia menyembunyikan sesuatu dariku??

**Author Pov**



Tak terasa 1 minggu sudah berlalu semenjak narin mengatakan pada chanyeol bahwa dia akan bertunangan dengan sehun. “kemana dia pergi? Kenapa dia pergi setelah aku mengatakn bahwa aku akan bertunangan dengan sehun 2 minggu lagi??”gumam narin saat ia di atap sekolah saat jam istirahat. Tak satupun orang di sekolah tahu tentang keberadaan chanyeol. Bahkan adiknya pn tidak mau memberitahukan keberadaan chanyeol.



**Na Rin Pov**



Ah, Tuhan. Kemana dia? Kemana Chanyeol oppa? Aku tahu Kai, Seon Hwa, Hye ah dan lainnya tahu dimana dia. Tapi, apa yg membuat mereka menutup-nutupinya dariku Tuhan? Apa Chanyeol oppa kecewa dgku? Oppa, maafkan aku tapi..



**Author Pov**

=Pulang sekolah=

=SEOUL Medical Center=



“Oppa? Bagaimana keadaan appa, aku sudah 3 hari tidak menjenguknya?”tanya narin saat sedang jalan berdampingan dengan oppanya di lorong rumah sakit. “kau lihat saja nanti nona crewet” jawab oppanya.



“ouh, Chankaman..”kata narin lalu menghentikan langkahnya. “wae?” tanya oppanya. “oppa duluan saja. sepertinya aku melihat temanku”. “oke, kamar appa masih  seperti yg kemarin.” Jawab oppanya.



**Na Rin Pov**



Apa yg kulihat tadi benar-benar Hye ah?? Ah, lebih baik ku coba menghampirinya.



**Author Pov**



Lalu Na Rin berjalan dimana dia tadi melihat seklebatan hye ah.



**Na Rin Pov**



“oh.. kalian? Apa yg kalian lakukan disini??”tanyaku mengagetkan Kai, Seon Hwa, Suho Sunbae, dan D.O Sunbae. “Na Rin-ah? Apa yg kau lakukan disini??”tanya kai yg langsung berdiri dari duduknya dan menutupi pintu kamar di RS itu. “aku tadi melihat hye ah, jadi aku mengikutinya. Dn ternyata ada kalian. Ada apa? Siapa yg sakit??”tanyaku sambil mencoba melihat apa yg kai tutupi. “ommanya kai”jawab suho sunba yg juga langsung mengikuti kai untuk menutupi pintu. Dan di ikuti juga oleh d.o. “Na Rin-ah? Jika kau tadi melihat hye-ah, apa yg kau lakukan di RS ini??”tanya seon hwa. “aku? Menjenguk appaku.. tapi tadi apa? Ommanya kai sakit? Ahk, aku harus menengoknya!”. “ANDWE!!”teriak kai lalu lebih menghalangi pintu. “wae?”tanyaku. “dia, dia sedang mengalami penyakit yg menular.. jadi tdk sembarang org bisa menjenguknya”. “ah, begitu ya.. hye ah tadi dimana dia?” tanyaku pada mereka. “dia didalam”jawab d.o sunbae. “ah, baiklah, aku duluan”kataku.



**Author Pov**



“ah, hampir saja” kata suho. “dia itu babo, benar-benar babo!!” kata kai tidak merespon kata-kata suho tadi. “siapa??”tanya d.o “tentu saja namja gila itu. Jika sejak awal dia mengatakan pada narin bahwa dia menderita penyakit itu. Tidak akan jadi seperti ini”. “kau pikir semudah itu mengatakannya??” jawab suho. “ah, itu sehun” kata seon hwa sambil menunjuk namja tinggi putih yg sedang menuju ke arah mereka. “dari mana saja kau??”tanya suho. “aku tadi baru saja ke appanya narin. Wae?” jawab sehun. “jadi kau tadi bertemu dg narin?” tanya d.o “tidak? Apa narin kesini?”tanya sehun balik. ##pletak## jitakan pelan dari kai membuat sehun mengerang sakit “kau ini bodoh atau babo sih??”. “aku kan tdk tahu kai”sanggah sehun. lalu baekhyun dan hya ah keluar. “bagaimana dia?”tanya suho langsung. “dia menyerahkan ini pada kita” jawab baekhyun. “apa ini??”tanya d.o lalu merebut kertas yg di bawa baekhyun. “itu lagu dan puisi yg dia buat selama ini. Untuk narin”jawab baekhyun. “lalu?”tanya kai bingung. “dia menyuruh kalian untuk menyanyikannya saat pentas seni 1 minggu lagi itu” jawab hye ah. “ya, dia juga meminta kita untuk meminta bantuan Lay, anak pindahan dari China itu” lanjut baekhyun.  “kapan pertunanganmu??”tanya suho kepada sehun. “malam setelah pentas seni itu” jawab sehun. “sebentar. Tapi sehun-a. Kau tidak memiliki perasaan dg narin kan??”tanya baekhyun. “itu dulu, sekarang aku sudah memiliki org yg kusukai”. “nugu?” tanya d.o “orgnya ada disini” jawab sehun. “yak!! Kau tidak menyukai ku kan??” kata hye ah, lalu menggandeng tangan kai. “ais.,, mana mungkin aku menyukaimu”. (wait a minute). “Jadi SEON HWA??”tanya D.O agak alay sambil mlongo. “nee?” sahut seon hwa.



**Na Rin Pov**



Suho sunbae, D.O sunbae, Kai, Hye ah, dan Seon Hwa. Sebenarnya apa sih yg mereka tutup-tutupi? Ahk,, jangan-jangan yg ada di dlm kmar itu Chanyeol oppa?? Sakit apa dia??.





**Author Pov**

=1 Minggu kemudian. Pentas Seni Day=



“Ya.. ini adalah penampilan terakhir untuk menutup pentas seni hari ini. Kami persembahkan CHANYEOL” kata sang MC dg tersenyum. (Wait A Minute). “apa PARK CHANYEOL tidak hadir? Ah sayang sekali. Padahal aku ingin mendengarkan suaranya”.



Di kursi penonton Suho, D.O, Baekhyun, Lay, Kai, Sehun, Seon Hwa dan Hye ah saling memberi kode lalu mereka berdiri bersama-sama. Dan baekhyuncs pun maju kepanggung tapi tidak dengan seon hwa dan hye ah. Mereka berjalan menuju tempat operator LCD.

“ah, aku tahu. Kalian pasti bingun. Iyakan?? Kita disini mewakili Park Chanyeol teman kami untuk membawakan penampilan ini” kata baekhyun mengawali penampilan itu dan dilanjutkan dengan petikan gitar dari lay dan slide foto di Layar.



“Tak tahu berapa lama kita sudah saling berkenalan” –SUHO-

“Tak tahu sudah sejak kapan aku mulai memperhatikanmu” –BAEKHYUN-

“Tak tahu sudah sejak kapan aku mulai menyukaimu” –D.O-

“Perasaan ini. Rasa ini. Aku tidak tahu sejak kapan dia muncul” –KAI-

“Saat ini aku mencoba untuk menghilangkannya tapi... tidak bisa” –SEHUN-



“Aku mencintaimu”-SUHO-

“Aku merindukanmu” –BAEKHYUN-

“Aku sangat ingin memelukmu saat ini” –D.O-

“Aku menyayangimu” –KAI-

“Saranghae CHOI NA RIN” –SEHUN-



Lalu puisi ini dilanjutkan dg baekhyun yg bernyanyi “LOVE SONG” ciptaan chanyoeol (*ceritanya gt*) dan diiringi oleh lay. Dan slide di LCD yg menayangkan foto-foto chanyeol dan Na rin. Tak terasa air mata narin sudah deras bahkan lebih deras.



Setelah baekhyun selesai menyanyikan lagu sahabatnya itu.



“Choi Na Rin, aku tidak tahu. Seberapa sayangnya chanyeol kepadamu. Tapi aku yakin dia membuat ini dengan sepenuh hati”-BAEKHYUN-

“Dia sangat mencintaimu Na Rin-ah” –SEHUN-

“Saat ini Park Chanyeol sedang terbaring lemah di rumah sakit. Maafkan kami karna kami baru memberitahu nya sekarang. Dia menderita Leukimia. Aku tidak tahu harus bagaimana mengatakannya padamu narin. Ya, dulu itu. Benar. Dia adalah Park Chanyeol org yg kau sukai selama ini. Dia yg meminta kita untuk merahasiakannya kepadamu. Maafkan kami” ujar baekhyun sambil memaksa tersenyum. Tapi blm selesai mereka meninggalkan panggung narin yg sedari tadi bercucuran air mata karna mengingat-ingat chanyeol langsung berlari menuju ke rumah sakit dimana chanyeol dirawat.



=Di Rumah sakit=



Tak selang berapa lama akhirnya Na rin sampai di rumah sakit tepat di depan kamar dimana Chanyeol dirawat. #JEGREG#(*Backsound suara pintu dibuka kasar*)



“oppa!!” teriak narin dengan bercucuran air mata. “Na Rin-ah.. apa, apa yg kau lakukan disini?”tanya Chanyeol kaget sambil meletakkan buku yg tadi dia baca. “kau jahat!!” teriak narin lagi lalu mendekat ke chanyeol. “arra, kau benar aku memang jahat”jawab chanyeol sambil tersenyum. “neo?” kata narin lalu mengalihkan pandangannya dari chanyeol. “mianhae”ucap chanyeol sambil meraih tangan narin tapi narin menghempaskannya kasar. “Choi Na Rin, aku tahu aku salah. Aku tahu pasti saat ini kau sangat membenciku.” Ucap Chanyeol sambil tersenyum tapi tak ditanggapi oleh narin “tapi, aku takut jika aku memeberimu tahu tentang keadaanku saat ini kau akan menjadi sedih. Aku hanya ingin kau selalu bahagia narin. Aku hanya ingin  kau selalu tersenyum. Kau tahu umurku memang hanya tinggal sedikit”lanjut chanyeol. “kau lihat ini?” kata chanyeol sambil menjambak rambutnya pelan. “lama kelamaan aku tidak akan mempunyai rambut. Lama kelamaan aku akan lebih kurus dari ini. Dan akhirnya aku akan meninggalkanmu. Apa kau sudah mendengarkan baekhyun tadi menyanyi?”lanjut chanyeol lalu mengambil gitarnya yg ada di sebelah kasurnya, tapi narin tetap masih diam. Akhirnya chanyeol menyanyikan lagunya pada bagian reffnya

                “.... I Will Love You and love you and love you

                 Gonna hold you and hold you and squeeze you

                 I Will Please you for all time.........

                 I don’t wanna lose you and lose you and lose you

                 Cause i need you and need you and need you

                 So i want you to be my lady You’ve got to understand my Love...”

Lalu Chanyeol meletakkan gitarnya “apa kau menyukainya?”Tanya Chanyeol. “oppa”panggil narin lirih sambil kembali meneteskan air matanya lalu memeluk chanyeol. “mianhae”katanya sambil menangis dibahu chanyeol. “ani, harusnya aku yg mengatakan mianhae” kata chanyeol. “Sarangahae Choi Na Rin”ucap chanyeol. “nado sarangahae oppa” ucap narin









= 3 Tahun kemudian =





“Oppa, aku hamil” ucap seorang yeoja sambil memegang tes kehamilan. “Jinja??” sahut namja lalu menghampirinya. “you see?”ucap yeoja itu lagi. “AH,, Na rin-ah kita punya anak.. yeah” ucap namja itu yg ternyata chanyeol suami narin.



Ya setelah chanyeol oprasi pengangkatan kankernya chanyeol memang sembuh tapi ia tidak bisa sembuh total dan harus menjalankan terapi secara teratur. Dan ya, terbukti chanyeol menjalankan terapinya dg teratur dan ia masih bisa hidup lama bahkan ia sudah menikah dengan Choi Na Rin.





**TAMAT**







(*hehe, jelek ya... mian... aku banyak bingung.. dan idenya kesana kemari jadi agak ada yg aneh dimaklumi ya.. hehe.*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar