Tittle : “Saranghae Choi Na Rin” (*Part 5*) – Part
Terakhir-
Author : Stefhany Kim
Genre : Family, Romance, School
Main Cast : - Park Chanyeol
: - Choi Na Rin
: - Oh Sehun
Other Cast : - EXOK member
: - Park Hye Ah
: - Choi Yo Ra / Yora Choi
: - Choi Jung Wo
: - Lee Seon Hwa
Rating : ??
Lenght : Chaptered
**Review The Last Part**
“bagaimana
hubunganmu dengan sehun apa dia sudah menyadari persaanmu??”tanyaku yg mungkin
akan membuatnya sakit. “ah, lupakan saja. Aku akan mencoba untuk
melupakannya”jawabnya sambil tersenyum. “ah, begitu ya.. semangat kalau begitu”
kata ku. Lalu adikku berteriak “.....”.
siapa? Saat kulihat adikku sedang menghampiri orang itu reflek aku
menutup mata seon hwa. Karna .......
**Part 5**
**Author
Pov**
“Na Rin”teriak hye ah dari kejauhan lalu menghapiri
na rin dan tentu saja sehun.
**Chanyeol
Pov**
“Na Rin”. Siapa? Saat ku adikku sedang menghampiri
orang itu reflek aku menutup mata seon
hwa. Karna ternyata Na Rin sedang bersama Sehun. “oppa ada apa?”tanya seon hwa.
“kau tidak boleh melihatnya!!” kataku sambil membalik seon hwa ke arahku.
“kenapa? Aku sudah melihatnya oppa, tak apa”jawabnya sambil tersenyum.
“baiklah”kataku lalu son hwa mendahuluiku untuk bergabung dengan mereka. Dan kita ber6 pun duduk bersama satu meja aku
berhadapan dengan Narin sehun
dg seon hwa dan kai dg hye ah. “apa yg kalian lakukan berdua?”tanya kai. “kita
jalan-jalan jawab na rin santai. “ah, kalian berpacaran ya...”kata hye ah lalu
berhigh five dengan kai. “tidak kita itu hanya sedang” kata sehun tersendat
dengan cengiran yg tidak bisa diartikan. “jalan-jalan, tidak aku tidak
berpacaran dgnya” sahut na rin
** Na Rin
Pov**
“ah, kalian berpacaran ya...”kata hye ah lalu
berhigh five dengan kai. “tidak kita itu hanya sedang” kata sehun tersendat
karna ku injak kakinya haha... “jalan-jalan, tidak aku tidak berpacaran dgnya”
sahutku sambil memberi kode ke sehun. “em, kalau begitu seon hwa dengan
chanyeol oppa??”tanya ku. “tidak”jawab seon hwa tegas. “baiklah” kataku
**Chanyeol
Pov**
“em, kalau begitu soen hwa dengan chanyeol
oppa??”tanya narin. “tidak”jawab seon hwa tegas. “baiklah”. Apa tadi dia
bertanya ttg aku dan seon hwa. Ah dia pikir aku berpacaran dengan seon hwa?? Ah
tidak mungkin. Lalu kita ber-6 pun meneruskan perbincangan kita.
**Author
Pov**
Tak terasa mereka sudah mengobrol cukup lama bahkan
sampai matahari hampir terbenam. Dan obrolan mereka terhenti saat Na Rin mendapat
telphone.
“Yeobboseo?” kata narin sambil mengangkat hpnya.
“oppa? Wae?”. “aku sedang bersama teman-teman kenapa?”lanjutnya sambil melirik
teman-temannya. “iya, sebentar lagi. Arraso arraso,, iya aku akan pulang”.
“nee, annyeong” kata narin mengakhiri.
“siapa?”tanya hye-ah. “oppaku sepertinya aku harus
pulang”jawab narin sambil melirik sehun. “ah,, baiklah. Kita duluan ya..” kata
sehun. Lalu sehun dan na rin pergi meninggalkan mereka ber-4.
“oppa, sepertinya kau tahu sesuatu ttg mereka.
Ceritakan pada kami”pinta hye ah sambil mengeluarkan puppy eyes nya
**Chanyeol
Pov**
“oppa, sepertinya kau tahu sesuatu ttg mereka.
Ceritakan pada kami”pinta hye ah sambil mengeluarkan puppy eyes nya. “aku tidak
tahu” jawabku ketus. “oppa” rengek hye ah lagi. “sirreo!”. “hyung..”rengek kai
ikut-ikutan “nee..”lanjutnya. “baiklah, tapi kalian harus janji tidak akan
menyebarkannya ke sekolah walaupun nanti nya satu sekolah juga akan tahu..
bagaimana?” ku tantang mereka apa mereka mau menerima konsekuensinya jika mereka
mengetahui ini. Lho memangnya rahasia?? #hadeh# “ya,, aku setuju” jawab kai.
“baiklah, terutama kau hye ah. Kau kan suka ceplas ceplos”. “nee,,
oppa”jawabnya sambil memperagakana mengunci mulutnya. “sebenarnya mereka itu
dijodohkan” jelasku singkat. “MWO??”teriak hye ah kaget dan membuat semua orang
memperhtikan kita. “mianhae” kataku dengan kai sambil menunduk nunduk dan
menghadap ke semua orang yg memperhatikan kita sedangkan seon hwa membekap
mulut adikku yg besar itu. Setelah semua sudah terlihat tidak memeperhatikan
kita. Aku malah memarahi hye ah. “yak, kau ini selalu membuat masalah saja.
Lebih baik tadi aku tidak usah bicara yg sebenarnya”. “oppa, tapi apa itu
benar?”akhirnya seon hwa angkat bicara. “yes, its the real fact” (*bener gak
tulisannya pokoknya artinya ‘ya, ini fakta yg sebenarnya’*). “apa kau tidak
cemburu?”tanya kai sambil menatapku serius. “cemburu dengan siapa?”jawabku
sambil meminum minumanku. “tentu saja Na Rin”kata mereka bertiga bersamaan yg
membuatku jadi tersedak. “uhuk uhuk”. “oppa gwenchanhayo??”. “gwenchanha”jawabku
sambil memukul-mukul dadaku pelan. Apa tadi yg mereka bertiga bicarakan? Aku
menyukai choi na rin? Sejak kapan mereka tahu jika aku menyukai choi narin?.
Apa mereka bisa meramalku?. Ahk Park Chanyeol lupakan!!..
**Author
Pov**
Sudah hampir 3 bulan Na Rin berkenalan dengan
teman-teman barunya. Semakin hari mereka semakin dekat. Tak terkecuali dengan
Chanyeol, mereka semakin dekat. Bahkan teman-teman yg lainnya mengira mereka
berkencan padahal sebenarnya mereka juga tahu jika na rin sudah di jodohkan
dengan sehun. Sampai suatu saat Na Rin memang sedang janjian dg Chanyeol di
sebuah taman. Di sebuah taman di dekat mereka pertama kali bertemu. “oppa”
panggil na rin. “nee”. “2 minggu lagi aku akan bertunangan dengan sehun”kata
narin sambil cemberut. Tapi chanyeol hanya tersenyum dan berkata “kau senang
dong”. “tidak” jawab narin cepat. Ya mereka saat ini seperti sedang menjalin
hubungan tanpa status. Karna mereka sudah blak-blakan tentang perasaan mereka
satu sama lain tapi mereka tidak juga pacaran. “kenapa? Kau kan akan
bertunangan lalu menikah dan punya anak bukankah itu menyenangkan??”. “Oppa!!
Aku kan sudah sering bilang aku menyukaimu bukan sehun. bahkan jika sekarang
kau memintaku untuk menjadi yeojachingumu aku akan membatalkan pertunangan itu”
kata narin serius. “tapi aku tidak bisa narin. Ya, aku juga menyukaimu tapi aku
tidak bisa. Maafkan aku”.
**Chanyeol
Pov**
“tapi aku tidak bisa narin. Ya, aku juga menyukaimu
tapi aku tidak bisa. Maafkan aku”. Na Rin-ah maaf kan aku aku tidak bisa maaf.
Karna penyakit ini aku takut kau jadi takut kehilanganku maafkan aku karna
harus menutupinya. Mianhae. “kenapa? Kenapa tidak bisa oppa? Kau hanya tinggal
bilang ‘ Na Rin apa kau mau menjadi yeojachinguku?’ pasti aku jawab iya oppa..”
katanya menyakinkanku. “tapi maafkan aku narin. Aku tidak bisa” kataku
dibarengi dengan bunyi handphoneku yg ternyata ada telphone.
“Yeobboseo??”
“...”
“Nee.. arraso”
“narin ah sepertinya eomma ku membutuhkanku kita
pulang saja, ku antar ayo”ajakku. “aku membawa mobil kok, ayo..” ajakku untuk
kedua kalinya. Tapi hanya hening. “baiklah, annyeong”kataku lalu meninggalkan
dia sendirian ditaman itu. Saat ku tinggalkan dirinya rasanya seperti ada
butiran-butiran kristal jatuh dipipiku. ‘Na rin Mianhae’hanya kata itu yg aku
ucapkan saat aku meninggalkannya ‘naega neomu mianhae’. Ya, tadi itu sebenarnya
bukan telphone dari eommaku. Itu adalah telphone dari dokter. Yg mengingatkanku
untuk terapi karna sudah waktunya. Kanker darah itu adalah penyakit yg kualami
selama ini semenjak 6 bulan yg lalu. Entah kenapa ternyata penyakit kecilku itu
masih ada sampai sekarang walaupun dulu saat aku berumur 8 tahun kanker itu
sudah diangkat. Jika sekarang aku akan membersihkan kanker itu percuma, karna
aku sudah memasuki stadium akhir bahkan umurku jika diperkirakan oleh dokter
hanya tinggal 3 bulan lagi dan jika kuhitung dg nalar aku akan mati pada saat
aku menerima kelulusan jika tidak saat pentas seni sekolah.
**Na Rin
Pov**
Aku hanya bisa memandang punggungnya saat dia pergi.
Ada apa dengan chanyeol oppa? Kenapa dia tidak bisa menjadikan aku
yeojachingunya? Apa dia menyembunyikan sesuatu dariku??
**Author
Pov**
Tak terasa 1 minggu sudah berlalu semenjak narin
mengatakan pada chanyeol bahwa dia akan bertunangan dengan sehun. “kemana dia
pergi? Kenapa dia pergi setelah aku mengatakn bahwa aku akan bertunangan dengan
sehun 2 minggu lagi??”gumam narin saat ia di atap sekolah saat jam istirahat.
Tak satupun orang di sekolah tahu tentang keberadaan chanyeol. Bahkan adiknya
pn tidak mau memberitahukan keberadaan chanyeol.
**Na Rin
Pov**
Ah, Tuhan. Kemana dia? Kemana Chanyeol oppa? Aku
tahu Kai, Seon Hwa, Hye ah dan lainnya tahu dimana dia. Tapi, apa yg membuat
mereka menutup-nutupinya dariku Tuhan? Apa Chanyeol oppa kecewa dgku? Oppa,
maafkan aku tapi..
**Author
Pov**
=Pulang
sekolah=
=SEOUL
Medical Center=
“Oppa? Bagaimana keadaan appa, aku sudah 3 hari
tidak menjenguknya?”tanya narin saat sedang jalan berdampingan dengan oppanya
di lorong rumah sakit. “kau lihat saja nanti nona crewet” jawab oppanya.
“ouh, Chankaman..”kata narin lalu menghentikan
langkahnya. “wae?” tanya oppanya. “oppa duluan saja. sepertinya aku melihat
temanku”. “oke, kamar appa masih seperti
yg kemarin.” Jawab oppanya.
**Na Rin
Pov**
Apa yg kulihat tadi benar-benar Hye ah?? Ah, lebih
baik ku coba menghampirinya.
**Author
Pov**
Lalu Na Rin berjalan dimana dia tadi melihat
seklebatan hye ah.
**Na Rin
Pov**
“oh.. kalian? Apa yg kalian lakukan disini??”tanyaku
mengagetkan Kai, Seon Hwa, Suho Sunbae, dan D.O Sunbae. “Na Rin-ah? Apa yg kau
lakukan disini??”tanya kai yg langsung berdiri dari duduknya dan menutupi pintu
kamar di RS itu. “aku tadi melihat hye ah, jadi aku mengikutinya. Dn ternyata
ada kalian. Ada apa? Siapa yg sakit??”tanyaku sambil mencoba melihat apa yg kai
tutupi. “ommanya kai”jawab suho sunba yg juga langsung mengikuti kai untuk
menutupi pintu. Dan di ikuti juga oleh d.o. “Na Rin-ah? Jika kau tadi melihat
hye-ah, apa yg kau lakukan di RS ini??”tanya seon hwa. “aku? Menjenguk appaku..
tapi tadi apa? Ommanya kai sakit? Ahk, aku harus menengoknya!”. “ANDWE!!”teriak
kai lalu lebih menghalangi pintu. “wae?”tanyaku. “dia, dia sedang mengalami
penyakit yg menular.. jadi tdk sembarang org bisa menjenguknya”. “ah, begitu
ya.. hye ah tadi dimana dia?” tanyaku pada mereka. “dia didalam”jawab d.o
sunbae. “ah, baiklah, aku duluan”kataku.
**Author
Pov**
“ah, hampir saja” kata suho. “dia itu babo,
benar-benar babo!!” kata kai tidak merespon kata-kata suho tadi. “siapa??”tanya
d.o “tentu saja namja gila itu. Jika sejak awal dia mengatakan pada narin bahwa
dia menderita penyakit itu. Tidak akan jadi seperti ini”. “kau pikir semudah
itu mengatakannya??” jawab suho. “ah, itu sehun” kata seon hwa sambil menunjuk
namja tinggi putih yg sedang menuju ke arah mereka. “dari mana saja kau??”tanya
suho. “aku tadi baru saja ke appanya narin. Wae?” jawab sehun. “jadi kau tadi
bertemu dg narin?” tanya d.o “tidak? Apa narin kesini?”tanya sehun balik.
##pletak## jitakan pelan dari kai membuat sehun mengerang sakit “kau ini bodoh
atau babo sih??”. “aku kan tdk tahu kai”sanggah sehun. lalu baekhyun dan hya ah
keluar. “bagaimana dia?”tanya suho langsung. “dia menyerahkan ini pada kita”
jawab baekhyun. “apa ini??”tanya d.o lalu merebut kertas yg di bawa baekhyun.
“itu lagu dan puisi yg dia buat selama ini. Untuk narin”jawab baekhyun.
“lalu?”tanya kai bingung. “dia menyuruh kalian untuk menyanyikannya saat pentas
seni 1 minggu lagi itu” jawab hye ah. “ya, dia juga meminta kita untuk meminta
bantuan Lay, anak pindahan dari China itu” lanjut baekhyun. “kapan pertunanganmu??”tanya suho kepada
sehun. “malam setelah pentas seni itu” jawab sehun. “sebentar. Tapi sehun-a.
Kau tidak memiliki perasaan dg narin kan??”tanya baekhyun. “itu dulu, sekarang
aku sudah memiliki org yg kusukai”. “nugu?” tanya d.o “orgnya ada disini” jawab
sehun. “yak!! Kau tidak menyukai ku kan??” kata hye ah, lalu menggandeng tangan
kai. “ais.,, mana mungkin aku menyukaimu”. (wait a minute). “Jadi SEON
HWA??”tanya D.O agak alay sambil mlongo. “nee?” sahut seon hwa.
**Na Rin
Pov**
Suho sunbae, D.O sunbae, Kai, Hye ah, dan Seon Hwa.
Sebenarnya apa sih yg mereka tutup-tutupi? Ahk,, jangan-jangan yg ada di dlm
kmar itu Chanyeol oppa?? Sakit apa dia??.
**Author
Pov**
=1 Minggu
kemudian. Pentas Seni Day=
“Ya.. ini adalah penampilan terakhir untuk menutup
pentas seni hari ini. Kami persembahkan CHANYEOL” kata sang MC dg tersenyum.
(Wait A Minute). “apa PARK CHANYEOL tidak hadir? Ah sayang sekali. Padahal aku
ingin mendengarkan suaranya”.
Di kursi penonton Suho, D.O, Baekhyun, Lay, Kai,
Sehun, Seon Hwa dan Hye ah saling memberi kode lalu mereka berdiri
bersama-sama. Dan baekhyuncs pun maju kepanggung tapi tidak dengan seon hwa dan
hye ah. Mereka berjalan menuju tempat operator LCD.
“ah, aku tahu. Kalian pasti bingun. Iyakan?? Kita
disini mewakili Park Chanyeol teman kami untuk membawakan penampilan ini” kata
baekhyun mengawali penampilan itu dan dilanjutkan dengan petikan gitar dari lay
dan slide foto di Layar.
“Tak tahu berapa lama kita sudah saling berkenalan”
–SUHO-
“Tak tahu sudah sejak kapan aku mulai
memperhatikanmu” –BAEKHYUN-
“Tak tahu sudah sejak kapan aku mulai menyukaimu”
–D.O-
“Perasaan ini. Rasa ini. Aku tidak tahu sejak kapan
dia muncul” –KAI-
“Saat ini aku mencoba untuk menghilangkannya tapi...
tidak bisa” –SEHUN-
“Aku mencintaimu”-SUHO-
“Aku merindukanmu” –BAEKHYUN-
“Aku sangat ingin memelukmu saat ini” –D.O-
“Aku menyayangimu” –KAI-
“Saranghae CHOI NA RIN” –SEHUN-
Lalu puisi ini dilanjutkan dg baekhyun yg bernyanyi
“LOVE SONG” ciptaan chanyoeol (*ceritanya gt*) dan diiringi oleh lay. Dan slide
di LCD yg menayangkan foto-foto chanyeol dan Na rin. Tak terasa air mata narin
sudah deras bahkan lebih deras.
Setelah baekhyun selesai menyanyikan lagu sahabatnya
itu.
“Choi Na Rin, aku tidak tahu. Seberapa sayangnya
chanyeol kepadamu. Tapi aku yakin dia membuat ini dengan sepenuh
hati”-BAEKHYUN-
“Dia sangat mencintaimu Na Rin-ah” –SEHUN-
“Saat ini Park Chanyeol sedang terbaring lemah di
rumah sakit. Maafkan kami karna kami baru memberitahu nya sekarang. Dia
menderita Leukimia. Aku tidak tahu harus bagaimana mengatakannya padamu narin.
Ya, dulu itu. Benar. Dia adalah Park Chanyeol org yg kau sukai selama ini. Dia
yg meminta kita untuk merahasiakannya kepadamu. Maafkan kami” ujar baekhyun
sambil memaksa tersenyum. Tapi blm selesai mereka meninggalkan panggung narin
yg sedari tadi bercucuran air mata karna mengingat-ingat chanyeol langsung
berlari menuju ke rumah sakit dimana chanyeol dirawat.
=Di Rumah
sakit=
Tak selang berapa lama akhirnya Na rin sampai di
rumah sakit tepat di depan kamar dimana Chanyeol dirawat. #JEGREG#(*Backsound
suara pintu dibuka kasar*)
“oppa!!” teriak narin dengan bercucuran air mata. “Na
Rin-ah.. apa, apa yg kau lakukan disini?”tanya Chanyeol kaget sambil meletakkan
buku yg tadi dia baca. “kau jahat!!” teriak narin lagi lalu mendekat ke
chanyeol. “arra, kau benar aku memang jahat”jawab chanyeol sambil tersenyum.
“neo?” kata narin lalu mengalihkan pandangannya dari chanyeol. “mianhae”ucap
chanyeol sambil meraih tangan narin tapi narin menghempaskannya kasar. “Choi Na
Rin, aku tahu aku salah. Aku tahu pasti saat ini kau sangat membenciku.” Ucap
Chanyeol sambil tersenyum tapi tak ditanggapi oleh narin “tapi, aku takut jika
aku memeberimu tahu tentang keadaanku saat ini kau akan menjadi sedih. Aku
hanya ingin kau selalu bahagia narin. Aku hanya ingin kau selalu tersenyum. Kau tahu umurku memang
hanya tinggal sedikit”lanjut chanyeol. “kau lihat ini?” kata chanyeol sambil
menjambak rambutnya pelan. “lama kelamaan aku tidak akan mempunyai rambut. Lama
kelamaan aku akan lebih kurus dari ini. Dan akhirnya aku akan meninggalkanmu.
Apa kau sudah mendengarkan baekhyun tadi menyanyi?”lanjut chanyeol lalu
mengambil gitarnya yg ada di sebelah kasurnya, tapi narin tetap masih diam.
Akhirnya chanyeol menyanyikan lagunya pada bagian reffnya
“.... I Will Love You and love you and love
you
Gonna hold you and hold you and squeeze you
I Will Please you for all time.........
I don’t wanna lose you and lose you and lose
you
Cause i need you and need you and need you
So i want you to be my lady You’ve got to
understand my Love...”
Lalu Chanyeol meletakkan gitarnya “apa kau menyukainya?”Tanya
Chanyeol. “oppa”panggil narin lirih sambil kembali meneteskan air matanya lalu
memeluk chanyeol. “mianhae”katanya sambil menangis dibahu chanyeol. “ani,
harusnya aku yg mengatakan mianhae” kata chanyeol. “Sarangahae Choi Na Rin”ucap
chanyeol. “nado sarangahae oppa” ucap narin
= 3 Tahun kemudian =
“Oppa, aku hamil” ucap seorang yeoja sambil memegang tes kehamilan.
“Jinja??” sahut namja lalu menghampirinya. “you see?”ucap yeoja itu lagi. “AH,,
Na rin-ah kita punya anak.. yeah” ucap namja itu yg ternyata chanyeol suami
narin.
Ya setelah chanyeol oprasi pengangkatan kankernya chanyeol memang
sembuh tapi ia tidak bisa sembuh total dan harus menjalankan terapi secara
teratur. Dan ya, terbukti chanyeol menjalankan terapinya dg teratur dan ia
masih bisa hidup lama bahkan ia sudah menikah dengan Choi Na Rin.
**TAMAT**
(*hehe, jelek ya... mian... aku
banyak bingung.. dan idenya kesana kemari jadi agak ada yg aneh dimaklumi ya..
hehe.*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar